• Kontak Kami
  • Hotline : 081289744789
  • SMS : 081289744789
  • BBM : 5ED29B80

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » Mengenal Sejarah Rebana dan Perkembangannya

Mengenal Sejarah Rebana dan Perkembangannya

Diposting pada 10 November 2016 oleh Cahaya Abadi Musik

rebana kompang super rumbai isi 10 cahayaabadiTambourine dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan Rebana, rebana ini memiliki istilah yang berbeda disetiap negara mengikuti perkembangan sejarah instrumen ditanah kelahirannya masing – masing. Pada dasarnya, secara umum dalam bentuk dan fungsinya tetap sama. Salah satu anggota dari keluarga perkusi jenis idiophone, namun termasuk juga alat musik perkusi dengan jenis membranophone seperti yang lainnya, yaitu:  Tambourine atau Rebana, Daf, Pandeiro, Buben, Dajre, Kanjira, Dayereh  ataupun Riq. Rebana disebut Riq, digunakan diberbagai negara, termasuk Mesir, Irak, Suriah, dan di negara – negara Arab lainnya. Adapun dinegara Rusia, Ukraina, Slovia, Cekoslovakia dan Polandia, alat musik perkusi ini sering disebut dengan istilah Buben. Sedangkan di Balkan, Persia dan di negara – negara Asia Tengah, instrumen ini biasa disebut dengan istilah Dajre.

Sejarah Rebana dan Perkembangannya

Pada masyarakat India Selatan, perkusi ini disebut dengan istilah Kanjira. Semua istilah yang berbeda – beda tersebut sama – sama diterima sebagai instrumen perkusi, yang memiliki fungsi utama untuk menjaga ritme pada suatu karya musik. Secara historis, tambourine tersebut telah di identifikasi dan digunakan dalam berbagai bentuk genre musik, termasuk musik Persia, Klasik, dan musik Pop. Alat perkusi ini dapat ditelusuri kembali ke zaman peradaban yang paling kuno, termasuk pada sejarah musik India, Cina, Afrika Utara, Roma, Mesir dan Yunani di mana biasanya digunakan selama periode acara – acara perayaan. Pada abad pertengahan, sejarah ini berkembang dari Timur Tengah kuno dan akhirnya mencapai Eropa. Perkusi ini mulai muncul dan digunakan dalam opera, balet dan komposisi yang lebih banyak lagi serta lebih sering lagi dalam perjalanan dan perkembangan musik sepanjang abad 18 dan 19.

rebana ukir lukis biru cahayaabadi

Yunani kuno, kisah seorang perempuan yang memegang cermin sambil memainkan rebana menghadapi jin bersayap memegang perkusi dengan pita dan cabang dengan daun tergantung padanya. Di Italia Selatan, rebana lebih di kenal dengan tulisan atau sebutan Tumburello. Tulisan Tumburello bisa terlihat pada garis – garis anyaman dekoratif berwarna merah yang  tergantung di tambourine. Alat musik ini terbuat dari benda berbentuk seperti lingkaran, tabung yang rendah atau berbentuk cincin  tunggal.

Bagikan informasi tentang Mengenal Sejarah Rebana dan Perkembangannya kepada teman atau kerabat Anda.

Mengenal Sejarah Rebana dan Perkembangannya | Rebana | Marawis | Hadroh

Belum ada komentar untuk Mengenal Sejarah Rebana dan Perkembangannya

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 1.150.000
Ready Stock
CAHAYA ABADI MUSIK merupakan pabrik, pusat grosir, dan pengrajin rebana, marawis, hadroh, darbuka, angklung, gamelan, bedug, drumband, serta alat musik tradisional lainnya di seluruh Indonesia

Silakan kunjungi workshop kami :
PUSAT : Jl. Moh. Kahfi 1, Perempatan Brigif Ciganjur Jagakarsa, Jakarta Selatan. (100mtr dari ruko Ciganjur Expres atau Masjid Al-Makmur).

CABANG : Modern City Market, Pondok Cabe Blok A.7 No.16, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan.
SIDEBAR